Wagub Cok Ace Lepas Kontingen Jambore Pemuda Indonesia 2019

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) melepas 12 orang Kontingen Bali menuju Jambore Pemuda Indonesia (JPI) tahun 2019 yang akan berlangsung di Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara, pada 31 Oktober – 6 November 2019 mendatang. 12 orang tersebut adalah Gede Andika (Denpasar), I Kadek Dwi Mahendra Putra (Gianyar), Ni Wayan Ayu Suwari (Klungkung), Komang Nic Yadnya Pradipta (Karangasem), Dewa Made Bali Sugiharta (Tabanan), I Gusti Ayu Putu Sintya Hendrayani (Jembrana) Ni Putu Ayu Mas Angga Dwi Cahyani (Badung), Komang Febri Yuliandari (Buleleng), I Made Julio Saputra (Tabanan), I Dewa Ayu Puspadewi (Denpasar), Ni Luh Gede Suarningsih (Tabanan), dan I Putu Yana Arya Kusuma (Badung).

Sebelumnya telah mengikuti persaingan sengit di Jambore Pemuda Daerah Provinsi Bali yang diadakan bulan Mei kemarin. Mereka bersaing bersama 24 orang lainnya dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Bali. Pelepasan kontingen ini ditandai dengan penyerahan dan pemasangan samir bertuliskan Duta Pemuda Provinsi Bali 2019 kepada perwakilan putra dan putri dari kontingen Bali tahun ini. Dalam acara yang diadakan di Ruang Rapat Praja Sabha Kantor Gubernur Provinsi Bali tersebut, turut hadir juga I Made Retin selaku Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, I G.K Saputera Aryadi, S.E selaku Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali, I Made Sukrawan selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan di Dispora Bali, beberapa staff di lingkungan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali dan di lingkungan Kantor Gubernur Bali, juga beberapa pengurus Purna Prakarya Muda Indonesia Provinsi Bali.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati secara pribadi mengaku merasa berbangga sekali bisa melepas kontingen Bali yang berasal dari seluruh kabupaten/kota di Bali. Beliau sangat mengapresiasi kegiatan yang diadakan dan perjuangan para peserta sampai berhasil terpilih menjadi kontingen Bali dalam perhelatan bergengsi tingkat nasional seperti Jambore Pemuda Indonesia (JPI). Dalam arahannya, Wagub meminta kontingen Bali untuk melakukan yang terbaik bagi provinsi Bali dengan selalu menjunjung tinggi sikap sopan santun sesuai tata krama orang Bali yang penuh dengan kerukunan, dan cinta kasih. Beliau berpesan agar para peserta selalu disiplin dalam berkegiatan nantinya dan selalu menunjukan jiwa orang Bali sesungguhnya.

“Tunjukanlah bahwa kalian masyarakat Bali, tunjukanlah kesadaran masyarakat Bali, tunjukan bawha kalian berasal dari Bali tempat yang penuh demokrasi, penuh toleransi, penuh cinta kasih. Kalian adalah etalase bagi kami warga Bali. Kalianlah yang akan menjadi cerminan Bali nantinya. Jika kalian bagus, maka Bali akan dikenal bagus, begitu pula sebaliknya” Ujar beliau yang terlihat elegan dalam balutan busana adat Bali saat memberikan pengarahan. “Apa yang kalian lakukan nanti di sana, pertaruhkanlah nama Bali,” imbuhnya.a Wagub juga berpesan agar kegiatan JPI dapat menjadikan para peserta sebagai seseorang yang bermanfaat nantinya, baik untuk diri sendiri, untuk orang lain, untuk kehidupan, khususnya untuk kemajuan Provinsi Bali dalam hal sumber daya pemuda.

Tepuk tangan yang meriah dari seluruh hadirin pun memenuhi ruang rapat seketika Bapak Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati selesai menyampaikan arahannya. Tidak lupa beliau mengambil beberapa gambar di depan pintu masuk menuju Ruang Rapat Praja Sabha bersama seluruh kontingen Bali sambil mengenggam tangan di depan dada sebagai penanda salam pemuda. Sebelumnya, menurut I Made Retin, JPI adalah salah satu program yang akan sangat bermanfaat nantinya bagi siapapun yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang ada. JPI menggelorakan semangat anak-anak muda Indonesia untuk meningkatkan partisipasi dan peran aktif pemuda di berbagai bidang pembangunan dalam rangka menuju pencapaian daya saing kompetitif perekonomian berlandaskan keunggulan sumber daya alam dan sumber daya manusia berkualitas serta kemampuan iptek yang terus meningkat. Disamping itu, lewat program JPI, para peserta juga dapat dapat mempererat persahabatan, persaudaraan dan kerjasama serta saling pengertian.

Selain itu, para peserta juga dapat membentuk jaring kerja nasional pemuda, memperkuat, dan meningkatkan jiwa dan semangat NKRI sebagai kader bangsa. Di lain kesempatan, hal senada juga disampaikan I G.K Saputera Aryadi, S.E, beliau menuturkan pemuda merupakan identitas yang sangat berpotensi, salah satunya sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa dan pembangunan bangsa. “Pemuda sebagai generasi saat ini adalah penerus tongkat estafet pembangunan bangsa. Berbagai macam harapan dititipkan. Di tangannyalah kemudian berbagai harapan ditempatkan, di pundaknyalah berbagai cita-cita diletakan. Tentu, yang harus dilakukan sebagai seorang pemuda adalah mengembangkan sumber daya manusia yang dimiliki dengan mengikuti program-program pemerintah yang memang bertujuan untuk mengembangkan sumber daya pemuda di Indonesia, Salah satunya adalah Jambore Pemuda Indonesia (JPI) ini,” ujarnya.

https://jarrakpos.com/30/10/2019/wagub-cok-ace-lepas-kontingen-jambore-pemuda-indonesia-2019/?fbclid=IwAR1K1Do-uRMsnBw9eyFaH-ogXzdH45gj9K2-7sDyKrGMSMgT58261iJ7KvM